Painan, (6-3-2020) - Pemda Kabupaten pesisir selatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta Bencana Alam. Apel ini digelar untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di musim kemarau tahun 2020.
Apel siaga karhutla dan Bencana Alam digelar di lapangan Parkir Pantai Cerocok Painan, yang dihadiri oleh Anggota TNI, Polri, BPBD, hingga seluruh instansi terkait. Perusahaan yang punya lahan konsesi di daerah rawan juga turut ikut apel.
"Puncak musim kemarau mulai masuk bulan maret ini. Oleh karena itu semua kita libatkan untuk meminimalisir kejadian baik itu karhutla maupun Bencana Alam," terang BUPATI pesisir selatan H. Hendra Joni, Jumat (6/3/2020).
Selain pemadaman, tim gabungan akan melakukan edukasi pada masyarakat. Salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran lahan jika ingin membuka lahan.
Edukasi dilakukan karena apabila lahan terbakar sangat sulit untuk dipadamkan. Minimnya air menjadi salah satu kendala pemadaman di lapangan.
"Kita akan terus edukasi dan pendekatan kepada masyarakat. Upaya ini akan kami lakukan semaksimal mungkin. Pengalaman sebelumnya, kalau lahan sudah terbakar, sulit untuk dipadamkan. Apalagi di lahan gambut yang kedalamannya mencapai 20-30 meter, sulit air," Terang Bupati pesisir selatan".
Setelah lahan terbakar dan sulit untuk dipadamkan, dampak lingkungan pun akan mulai mucul. Mulai dari dampak kesehatan, kabut asap sampai kepada terganggunya penerbangan.
Adesaputra, S.ip
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.