Untuk upaya mengurungi resiko menghadapi bencana gempa Tsunami, BMKG mempersiapan alat untuk mendeteksi kekuatan dan dan titik episentrum gempa di 19 kabupaten/ Kota di Sumatera Barat, dalam persiapan tersebut diundang Kalaksa BPBD sesumatera Barat dalam acara Sosialisasi Pemasangan Sensor Gempa Earthquake Early Warning System, untuk 19 Kab/Kota Se Sumatera Barat, sebagai penyaji papan materi Bapak Irwan Kepala Station Geofisika Padang Panjang. Acara yang di;laksanakan selama 3 hari tanggal 19 sampai 21 Noivember 2019, lokasi Daima Hotel
Setelah hari pertama dilanjutkan hari kedua dengan sesison sharing komunikasi dan motivasi kekuatan strategi komunikasi pemerintah dan masyarakat secara bijak dan komunikatif menyikapi alam pada seluruh kalaksa bpbd sesumbar oleh Dr. Aqua Dwipayana, pakar motivator internasional.
Dalam acara tersebut memberikan motivasi yang tinggi bagi seluruh Kabupaten/ Kota dalam melakukan Mitigasi Bencana di daerah kabupaten/ Kota Masing-masing, mengingat tingginya ancaman bencana gempa Tsunami di Sumatera Barat. Dengan memiliki alat sensor gempa tentu akan memberikan manfaat untuk mengurangi resiko terhadap bencana gempa dan Tsunami. masyarakat lebih cepat mendapat informasi untuk melakukan tindakan evakuasi mandiri diwilayah masing-masing. /Dalvi
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.