Logo KPP
Logo RSUD

BPBD

Kabupaten Pesisir Selatan

Satu Unit Rumah Rusak Akibat Terbannya Tebing Sungai Dikarenakan Luapan Debit Air yang Tinggi di Nag

03 Sep 2022 13:16:40 WIB 82x dibaca Rio Novriliam, A.Md
Satu Unit Rumah Rusak Akibat Terbannya Tebing Sungai Dikarenakan Luapan Debit Air yang Tinggi di Nag
BPBD PESSSL Akibat hujan dengan intensitas yang tinggi melanda wilayah Kabupaten Pesisir Selatan hingga mengakibatkan debit air sungai meningkat di Nagari Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan dan mengakibatkan rusaknya satu unit rumah masyarakat. Informasi diterima dari warga setempat pada Hari Jum'at, 2 September 2022 dan langsung dilakukan peninjauan oleh TRC BPBD ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan, Menurut informasi dari masyarakat kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis, 1 September 2022 yang mana rumah masyarakat tersebut mengalami kerusakan akibat adanya kikisan air pada tebing sungai, dikarenakan rumah tersebut berada dekat dengan pinggiran sungai sehingga pada saat tebing sungai terkikis sebagian dinding rumah juga ikut terbawa. adapun kerusakan pada: 1.Panjang bangunan 5M 2.Lebar bangunan 3 M Rumah masih pasangan batako belum diplester. Kondisi kamar rumah rusak berat, atap rusak berat, dinding roboh, pondasi roboh dan masuk ke sungai. Dengan Tafsir kerugian : 1. Kayu balok 6x12 = 6 btg x 150.000 = Rp. 900.000,- 2. Seng 3 kodi x 1.800.000 = Rp. 5.400.000,- 3.batako 1500 bh x Rp.3500 = Rp. 5.250.000,- Pasir/krikil 5 truk x 700.000 = Rp.3.500.000,- 4. Semen 20 Sak x Rp.70.000 = Rp.1.400.000,- 5. Besi 10 = 22 btg x 68.000 = Rp. 1.496.000,- Total = Rp. 17.946.000,- Kondisi rumah memang berada dekat dengan pinggir sungai. Meskipun demikian Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan melalui jajarannya selalu menghimbau kepada warga agar selalu siaga dan waspada dengan lingkungan sekitar mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan geografis wilayah kita yang rawan bencana, dan juga perlu bagi setiap keluarga menerapkan sikap sigap dan selalu Siaga terhadap Bencana (hingga tercipta keluarga tangguh bencana). Kemudian diharapkan kepada masyarakat agar dalam melakukan segala hal baik berupa pembukaan lahan hingga pembangunan yang dilakukan hendaknya memahami terlebih dahulu risiko yang akan terjadi sehingga tidak semerta-merta melakukan sesuatu hal yang nantinya akan dapat mengundang bencana dikemudian hari.
Bagaimana pendapat Anda?
0
0

0 Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.

Berikan Komentar

Menu Aksesibilitas