SIMULASI GEMPA & TSUNAMI IOWave 2025 Painan - 5 november 2025 Bencana gempa bumi terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi oleh manusia. Dengan mengetahui bahwa gempa bumi belum bisa diduga secara ilmiah, perlu dilakukan usaha mengurangi resiko akibat yang ditimbulkan gempa bumi. Salah satu faktor utama penyebab timbulnya banyak korban akibat bencana seperti gempa bumi adalah karena kurangnya pengetahuan tentang bencana dan kesiapsiagaan bencana terutama gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu, sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana gempa bumi di lingkungan kantor yang rentan bencana serta kesiapsiagaannya sangat penting untuk menghindari atau memperkecil risiko menjadi korban. Bupati kabupaten pesisir selatan H. Hendrajoni, S.H., M.H. Bersama PLT Kalaksa BPBD kab. Pesisir selatan Mulyandri,S.T.,MT Menyampaikan Arahan kepada masyarakat 1. Upayakan peningkatan Mitigasi Bagi masyarakat dalam diri pribadi serta menanamkan jiwa sadar budaya Bencana. 2. Wilayah pesisir selatan berada pada wilayah zona Merah dan ada 10 ancaman berpotensi bencana salah satunya Gempa dan Tsunami 3. Mari kita jaga alam ini dengan cara pengetahuan kapasitas masyarakat di masing masing Nagari 4. Dari nagari hendaknya bisa juga melakukan latihan simulasi ini setiap tahun bersama warga 5. Lembaga pengguat bencana hendaknya selalu memberi edukasi pada masyarakat dan dunia pendidikan. Tujuan dari kegiatan simulasi gempa bumi dan tsunami adalah untuk melatih kesiapsiagaan para pegawai dan masyarakat, tentang bagaimana mengambil sikap dan tindakan ketika menghadapi bencana gempa bumi.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.