SPAB ( satuan pendidikan aman bencana )
30 Aug 2022
10:18:05 WIB
140x dibaca
Rio Novriliam, A.Md
BPBD PESSEL
Dalam rangka meningkatkan ketangguhan satuan pendidikan terhadap bencana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di satuan pendidikan.
Penyelenggaraan program SPAB diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program SPAB. Dalam Permendikbud tersebut penyelenggaraan program SPAB dilaksanakan pada saat situasi normal atau pra-bencana, pada situasi darurat dan pasca bencana.
tujuan dari penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana:
1. Meningkatkan kemampuan sumber daya di satuan pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana;
2. Melindungi investasi pada satuan pendidikan agar aman terhadap bencana;
3. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana satuan pendidikan agar aman terhadap bencana;
4. Memberikan perlindungan dan keselamatan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari dampak bencana di satuan pendidikan;
5. Memastikan keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan pendidikan yang terdampak bencana;
6. Memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik risiko bencana dan kebutuhan satuan pendidikan;
7. Memulihkan dampak bencana di satuan pendidikan; dan
8. Membangun kemandirian satuan pendidikan dalam menjalankan program SPAB
Untuk mewujudkan Permendikbud diatas melalui kegiatan BPBD propinsi serta bekerja sama dg BPBD kabupaten pesisir Selatan melaksanakan monev dan pembinaan pada SMAN 1 Ranah Pesisir dan SMAN 1 Batang Kapas pada tanggal 29 dan 30 Agustus 2022. Program ini diterima dengan sangat senang hati oleh Kepala Sekolah dan Komite karena mereka mengetahui Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Daerah rawan Becana. Sebagai tindak lanjut pihak BPBD dan Sekolah akan membentuk Kelompok Siaga Bencana Sekolah (KSBS) untuk pembengkalan bagi anak-anak didik.
Dalam kegiatan berlangsung dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi serta simulasi kebencanaan oleh tim.
Kalaksa BPBD pesisir Selatan Doni Gusrizal melalui Kabid pencegahan dan kesiapsiagaan selalu mengingatkan dan mengimbau agar budaya sadar bencana dalam diri tetap kita lakukan,berdasarkan pantauan pasca kejadian gempa yg terjadi pada tanggal 29.8.2022 terpusat di Mentawai yg mana dalam sehari sudah tercatat diatas skala 5 terjadi 3kali serta laporan dari tim BPBD kondisi masyarakat dalam aman dan terkendali serta kondusif,jadi melalui kegiatan spab yg dilakukan ini hendaknya siswa bisa juga berkontribusi dalam hal upaya mitigasi yang diharapkan supaya bisa juga menekan dampak kerugian yg fatal bagi lingkungan
#salamkemanusian
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.